SAROLANGUN-Harga beberapa kebutuhan pokok di pasaran di penghujung tahun 2007 masih
tergolong tinggi. Semenjak lebaran beberapa waktu lalu, harga kebutuhan pokok masih berada pada level tertinggi. Hasil pantauan Sarolangun Ekspres ke beberapa pedagang Sembako di komplek
Pasar Atas Sarolangun kemarin, harga beras, minyak goreng (migor), gula pasir dan tepung masih cukup tinggi.
“Semenjak lebaran kemarin sampai sekarang harga masih bertahan, belum pernah turun,” kata H Bujang salah seorang pedagang sembako di Komplek Pasar Atas Sarolangun pada harian ini, kemarin.
Saat ini beras cap Ikan Sepat, Belido dan Tiga King dijual seharga Rp 103 ribu sampai 105 ribu persak.
Sedangkan minyak goreng Rp 8500 per kilogramnya.
Gula pasir Rp 6500 per kilogramnya.
“Distribusi barang juga lumayan lancar, dan stok kita juga cukup banyak,”tambah H Bujang.
Sedangkan tepung terigu saat ini harganya terus mengalami kenaikan. Saat ini tepung terigu cap Lencana dan Segitiga Biru ditingkat pengecer dijual seharga Rp 6 ribu per kilogramnya. Sedangkan di tingkat grosir dijual Rp 135 ribu per saknya, pada hal beberapa waktu lalu harganya masih sekitar Rp 127 ribu.
“Harga tepung terigu memang saat ini agak liar, belum bisa diprediksi,” tuturnya. Agen yang ada di Jambi pun menurut H Bujang, tidak mau mendistribusikan
barang dalam jumlah yang banyak, karena belum stabilnya harga tepung tersebut.
“Kalau kita minta tepung dalam jumlah yang besar agen yang di Jambi tidak mau ngasih,” pungkasnya.(se9)