OBJEK wisata Dam Kutur yang ada di Kecamatan Limun, ternyata keindahannya tidaklah kalah, dengan objek wisata lainnya. Sama halnya dengan dam yang ada di Kabupaten lain, seperti Dam semanggi di Muaro Bungo dan Betuk di Bangko. Dam ini juga sudah dijadikan objek wisata masyarakat. Akan tetapi meskipun telah jadi objek wisata, dam ini terlihat kurang terawatt. Pengelolaan juga kurang maksimal.
Camat Limun Drs Syamsu Rijal menjelaskan, wisata dam kutur memiliki potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan, karena tempatnya yang seperti danau menghadirkan pemandangannya yang indah.
“Tempatnya itu sungguh bagus, apalagi ada ikan yang dikelola masyarakat,” ujarnya ketika dikonfirmasikan koran ini, kemarin.
Dijelaskan Syamsu Rijal, pesona dam kutur sangat potensial untuk dikembangkan, dan juga menjadi kebanggaan masyarakat. Tidak hanya Kecamatan Limun saja, namun juga seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Sarolangun jika dikelola dengan baik. “Dam ini mempunyai dua fungsi pertama, sebagai irigasi dan juga sebagai tempat wisata. Jadi sangat bagus untuk dikembangkan agar benar-benar jadi objek wisata yang bisa dibanggakan,’’katanya lagi.
Sejauh ini meskipun telah ada pembenahan, namun menurut lelaki satu ini, pembenahan masih jauh dari sempurna, karena tempat ini banyak yang dibiarkan menjadi semak belukar.
Selain itu, jalan lintas ke Dam ini, masih banyak lobang-lobang. “Selama ini baru ada penghijauan di daerah tersebut, namun itu belum cukup, harus ada pembenahan yang lain terutama jalan menuju ke Dam ini, agar lebih mudah dan aman berwisata kesini,” akhir Syamsu Rizal.(mg1/se8)